Yuk... Deteksi Dini Kanker Rongga Mulut !

Yuk... Deteksi Dini Kanker Rongga Mulut !

Yuk... Deteksi Dini Kanker Rongga Mulut !

Kanker rongga mulut adalah keganasan yang terjadi di dalam rongga yang dibatasi oleh vermilion bibir di bagian depan dan arkus faringeus anterior di bagian belakang. Kanker rongga mulut ini meliputi kanker bibir, gingiva, lidah, bukal, dasar mulut, palatum, dan arkus faringeus anterior.

Dokter Spesialis Bedah Mulut yang juga Dosen Fakultas Kedokteran Gigi Unhas, drg Muhammad Ruslin MKes SpBM mengatakan, kebanyakan kanker rongga mulut hampir 97 persen adalah karisoma epidermoid, 2-3 persen adeno-karisona, dan 1 persen keganasan yang jarang seperti limfoma, melanoma maligna, fibrosarkoma.

Kanker rongga mulut dapat menyebabkan kematian, biasanya kanker rongga mulut ini menyerang di lidah, bibir, dan dasar mulut.

`Pada umumnya penderita datang mencari pertolongan kesehatan setelah tumor mencapai ukuran besar, atau dalam stadium lanjut,` ujar Ruslin di kampus Unhas, Tamalanrea, Makassar, Rabu (14/12/2011).

Ruslin bersama rekannya drg Erni Marlina SpBM mengatakan, pada stadium lanjut tersebut biasanya pengobatannya tidaklah sederhana, diperlukan kombinasi terapi operasi, radioterapi, dan kemoterapi.

`Akan tetapi, hasil yang dicapai saat ini tidaklah memuaskan dengan angka ketahanan hidup penderita selama 5 tahun hanya 50 persen saja,` ujarnya.

Lain halnya bila kanker rongga mulut tersebut ditemukan pada stadium awal, maka kanker tersebut dapat disembuhkan hanya dengan operasi atau radioterapi saja, dengan angka kesembuhan yang tinggi yaitu ketahanan hidup penderita selama 5 tahun sebesar 90 persen.

Oleh karena itu, dalam hal penanganan kanker rongga mulut yang paling penting adalah penemuan/deteksi kanker tersebut sejak dini.

Seperti halnya kanker yang lain, kanker rongga mulut dalam pertumbuhannya dimulai dengan lesi yang sangat kecil, namun seiring dengan berjalannya waktu maka tumor tersebut lambat laun akan mencapai ukuran yang besar. Khusus kanker rongga mulut biasanya diawali dengan kelainan pre-maligna yang dengan mudah bisa dilihat oleh dokter gigi.