1. Hamil anak pertama
  2. Pernah mengalami morning sickness di kehamilan sebelumnya
  3. Mengandung anak kembar
  4. Riwayat morning sickness di dalam keluarga
  5. Memiliki riwayat mual akibat penggunaan alat kontrasepsi yang mengandung estrogen.
  6. Memiliki riwayat mabuk kendaraan

Selain faktor-faktor tersebut, morning sickness juga bisa dipicu oleh stres dan obesitas.

Diagnosis Morning Sickness

Morning sickness dapat didiagnosis secara mudah oleh dokter dari gejala yang dialami oleh pasien. Namun, jika gejala yang dialami parah, dokter kemungkinan  akan menganjurkan tes darah dan urine untuk memastikan apakah pasien menderita hyperemesis gravidarium.

Pemeriksaan urine juga kemungkinan akan disarankan apabila dokter mencurigai bahwa mual pada pasien disebabkan oleh jumlah janin yang lebih dari satu di dalam rahim atau adanya kondisi lain.

Pengobatan Morning Sickness

Sebelum memutuskan untuk pergi ke dokter, beberapa langkah berikut ini dapat dilakukan di rumah guna meredakan gejala morning sickness:

  1. Perbanyaklah minum air dengan cara meneguknya sedikit demi sedikit guna mencegah mual dan muntah. Hal ini bertujuan untuk mencegah dehidrasi. Selain itu, hindari minuman dingin, manis, atau minuman yang beraroma tajam.
  2. Hindari makanan atau aroma makanan yang yang dapat menyebabkan mual. Pilihlah makanan dengan kandungan karbohidrat tinggi dan rendah lemak. Konsumsi makanan sebaiknya dalam porsi sedikit namun lebih sering.
  3. Cobalah mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung jahe atau mengonsumsi suplemen jahe. Diduga jahe bisa menurunkan gejala morning sickness. Selain itu jahe juga aman dikonsumsi oleh ibu hamil.
  4. Beristirahatlah secara cukup. Jika merasa mual saat hendak bangun tidur, bangunlah secara perlahan. Kalau perlu, konsumsilah makanan ringan sebelum bangun dari tempat tidur agar mual berkurang.
  5. Gunakanlah pakaian yang nyaman dan hindari pakaian dengan bagian pinggang yang ketat.
  6. Alihkan pikiran Anda sebisa mungkin agar tidak memikirkan mual yang Anda rasakan. Semakin Anda pikirkan, mual akan semakin terasa.

Jika gejala morning sickness tidak mereda setelah melakukan penanganan mandiri di rumah atau berkembang menjadi gejala dehidrasi dan kekurangan gizi, segera temui dokter. Dokter akan meresepkan obat antimual yang aman bagi ibu hamil. Obat ini dapat dipadukan dengan obat antihistamin yang juga aman untuk masa kehamilan. Selain itu, jika dibutuhkan, dokter juga dapat memberi suplemen vitamin B6  Tujuan pemberian obat-obatan ini adalah untuk meredakan mual dan muntah yang dialami.

Terakhir diperbarui: 8 Agustus 2017

Ditinjau oleh: dr. Marianti